Kesalahan Merencanakan Dana Pendidikan Anak Yang Umum Dilakuan

Tak ada yang bisa memungkiri bahwa adalah hal penting untuk merencanakan dana pendidikan seorang anak karena pendidikan yang baik akan membuat mereka hidup lebih baik dan sejahtera nantinya. Selain itu, biaya pendidikan yang semakin mahal setiap tahunnya, apalagi jika sekolah yang kita incar merupakan sekolah terbaik dengan sistem pendidikan internasional, maka itulah pentingnya merencanakan dana pendidikan. Saat ini banyak orang tua yang belum tahu pentinya hal itu padahal butuh waktu yang tidak sebentar untuk merencanakan hal itu karena masih banyak kebutuhan lain yang juga harus dipenuhi disaat yang bersamaan. Nah dibawah ini Mimtri telah merangkum ulasan tentang beberapa kesalahan dalam merencanakan biaya pendidikan bagi kalian yang akan menikah.

1. Terlambat Memulai

Terlambat disini sebetulnya bukan karena para orangtua tidak sadar akan pentingnya merencanakan uang pendidikan, tapi lebih kepada menunda. Seringkali gengsi menjadi penyebabnya, teman keluar negeri lalu iri dan ikut – ikutan, teman punya mobil baru akhirnya kita juga ikutan membeli, padahal sebelumnya telah ada rencana dan target yang harus dicapai untuk anak. Maka dari itu janganlah pernah menunda untuk memulai, jauhkanlah rasa gengsu agar kelak kebahagian anak bisa tercipta.

2. Tidak Memperhatikan Inflasi

Banyak orang salah dalam melakukan perencanaan pendidikan, karena tidak memperhatikan perkembangan atau kenaikan biaya utnuk pendidikan. Rata – rata inflasinya adalah sekitar 15% – 20% per tahun. Bahkan ada beberapa kampus atau sekolah yang menaikan harga sekitar 10% per semester atau setara dengan 21% per tahunnya. Akan jauh lebih rumit jika anak akan disekolahkan ke luar negeri karena ada perbedaan dari banyak faktor seperti mata uang dari negara tujuan, biaya hidup, dan biaya kesehatan.

3. Terlalu Sedikit Menabung

Menabung terlalu sedikit juga dapat membuat apa yang kita rencanakan menjadi tidak berarti. Misalkan sesuai dengan perhitungan seharusnya Anda menabung sekitar 5 juta setiap bulan, namun karena ada hal atau godaan lain maka hanya sekitar 3 juta yang dapat ditabung, ini tentunya akan membuat target yang kita rencanakan tercapai dalam waktu yang lebih lama.

4. Investasi Tanpa Rencana

Investasi memang mudah dilakukan namun disisi lain juga membutuhkan persiapan yang matang. Ketahui selak beluk produk investasi yang akan kita lakukan, berapa keuntungannya, berapa lama, dan jangan fokus di satu produk saja namun cobalah bermain di sektor lain yang juga menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *